Misteri tewasnya wanita penjaga toko di Bandara Soetta

22 September 2018 01:53 | dibaca 228 kali

Lita Dewi Utari (22), warga Kampung Kebon Biaya, Desa Pangkalan, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, ditemukan tewas mengenaskan di sekitar kebun kawasan Jalan Bayur, Kelurahan Koang Jaya, Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (2/8). Perempuan penjaga toko aksesoris ponsel di Terminal 1C, Bandara Soekarno-Hatta tersebut ditemukan dalam kondisi setengah badan mengenaskan.

"Keluarga tahu kalau Lita tidak masuk kerja setelah bosnya menghubungi keluarga, kenapa Lita tidak masuk kerja, kok enggak kasih kabar. Padahal Lita pada 21 Juni 2016 itu pamitnya berangkat kerja, bahkan diantar kakaknya sampai ke Kampung Melayu, Tangerang," tutur paman Lita, Iwan Rusidon di Tangerang belum lama ini.

Menurut dia, bos pemilik toko menghubungi keluarga lantaran ponsel Lita tidak dapat dihubungi. Pihak keluarga yakin kalau Lita adalah korban pembunuhan, lantaran seluruh hartanya seperti cincin emas dan perhiasan lain kondisinya utuh.

"Hanya ponselnya yang hilang," terang Iwan.

Lita dilaporkan hilang sejak 22 Juni. Saat ditemukan kondisi jasad Lita sudah mengenaskan. Kondisi setengah badannya sudah mengenaskan. Bagian pinggul ke atas jenazah sudah tinggal tulang belulang. Sedangkan bagian pinggul ke kaki masih ada.

Kematian Lita mengguncang keluarganya. Sang ayah, Sambas (70) sangat terpukul atas kabar tersebut.

"Ayahnya terpukul banget, depresi melihat jasad anaknya. Kalau ibunya sudah lama meninggal," terang Iwan.

Sementara itu polisi kesulitan mengusut kematian Lita. Hal ini lantaran kondisi Lita yang mengenaskan.

"Dari hasil autopsi dokter RSUD Kabupaten Tangerang tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, karena kondisinya sudah rusak hampir jadi tulang. Ini yang menyulitkan kami," kata Kapolsek Karawaci Kompol Munir Yaji.

Munir mengatakan, masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait kematian korban. Dia diperkirakan sudah tewas sekitar dua pekan lalu.

"Kita masih selidiki kasus ini. Sementara kita belum ketahui penyebab kematiannya," ujar Munir.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Wiji Lestanto mengatakan, buat mengungkap kasus ini, pihaknya membentuk tim khusus terdiri dari Polres Metro Tangerang, Polsek Karawaci, dan Polsek Teluknaga.afbcashidr.com


Dikirim oleh: lauratjandra, medan, 081398381922 | Kunjungi Website
Terdapat pada: Bisnis Online, afbcash indonesia, situs, poker, online, agen

Iklan Terkait